Pendidikan adalah usaha sadar dan
terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta
didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan
spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia,
serta keterampilan yang diperlukan dirinya dan masyarakat.
Pendidikan bisa diperoleh baik
secarah formal dan nonformal. Pend. Formal diperoleh dalam kita mengikuti
progam-program yang sudah dirancang secara terstruktur oleh suatu intitusi,
departemen atau kementrian suatu Negara. Pend. non formal adalah pengetahuan
yang didapat manusia (Peserta didik) dalam kehidupan sehari-hari (berbagai
pengalaman) baik yang dia rasakan sendiri atau yang dipelajarai dari orang lain
(mengamati dan mengikuti), disini kita akan membahas mengenai bagaimana manfaat
dari pendiidkan formal bagi perkembanagan peserta didik.
Manfaat pendidikan formal ditingkat
sekolah :
1. Melatih Kemampuan Kemampuan Akademis
Anak (Biar Pintar)
Dengan
melatih serta mengasah kemampuan menghafal, menganalisa, memecahkan masalah,
logika, dan lain sebagainya maka diharapkan seseorang akan memiliki kemampuan
akademis yang baik. Orang yang tidak sekolah biasanya tidak memiliki kemampuan
akademis yang baik sehingga dapat dibedakan dengan orang yang bersekolah.
Kehidupan yang ada di masa depan tidaklah semudah dan seindah saat ini karena
dibutuhkan perjuangan dan kerja keras serta banyak ilmu pengetahuan.
2. Menggembleng dan Memperkuat Mental,
Fisik dan Disiplin
Dengan
mengharuskan seorang siswa atau mahasiswa datang dan pulang sesuai dengan
aturan yang berlaku maka secara tidak langsung dapat meningkatkan kedisiplinan
seseorang. Dengan begitu padatnya jadwal sekolah yang memaksa seorang siswa
untuk belajar secara terus-menerus akan menguatkan mental dan fisik seseorang
menjadi lebih baik.
3. Memperkenalkan Tanggung Jawab
Tanggung
jawab seorang anak adalah belajar di mana orangtua atau wali yang memberi
nafkah. Seorang anak yang menjalankan tugas dan kewajibannya dengan baik dengan
bersekolah yang rajin akan membuat bangga orang tua, guru, saudara, famili, dan
lain-lain.
4. Membangun Jiwa Sosial dan Jaringan
Pertemanan
Banyaknya
teman yang bersekolah bersama akan memperluas hubungan sosial seorang siswa.
Tidak menutup kemungkinan di masa depan akan membentuk jaringan bisnis dengan
sesama teman di mana di antara sesamanya sudah saling kenal dan percaya. Dengan
memiliki teman maka kebutuhan sosial yang merupakan kebutuhan dasar manusia
dapat terpenuhi dengan baik.
5. Sebagai Identitas Diri
Lulus
dari sebuah institusi pendidikan biasanya akan menerima suatu sertifikat atau
ijazah khusus yang mengakui bahwa kita adalah orang yang terpelajar, memiliki
kualitas yang baik dan dapat diandalkan. Jika disandingkan dengan orang yang
tidak berpendidikan dalam suatu lowongan pekerjaan kantor, maka rata-rata yang
terpelajarlah yang akam mendapatkan pekerjaan tersebut.
6. Sarana Mengembangkan Diri dan
Berkreativitas
Seorang
siswa dapat mengikuti berbagai program ekstrakurikuler sebagai pelengkap
kegiatan akademis belajar mengajar agar dapat mengembangkan bakat dan minat
dalam diri seseorang. Semakin banyak memiliki keahlian dan daya kreativitas
maka akan semakin baik pula kualitas seseorang. Sekolah dan kuliah hanyalah
sebagai suatu mediator atau perangkat pengembangan diri. Yang mengubah diri
seseorang adalah hanyalah orang itu sendiri.
Memang
proses belajar manusia sangat lama dan panjang. Bayangkan saja jika sekolah
dasar (SD) memakan waktu 6 tahun, sekolah menengah pertama dan sekolah menengah
atas selama 6 tahun, di perguruan tinggi selama 4 tahun makan waktu yang
diperlukan untuk meraih gelar sarjana yaitu sekitar kurang lebih 16 tahun.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar